Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dan Penyucian Jiwa

Gambar
Manhaj Ahlus Sunnah dalam Penyucian jiwa Adapun manhaj Ahlus Sunnah dalam hal ini adalah metode yang paling selamat dan terjamin kebenarannya, karena benar-benar bersumber dari wahyu Allah Yang Maha Menguasai hati manusia dan Maha Mampu Membersihkan jiwa mereka. Dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim (no. 2654), Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda,  “Sesungguhnya hati manusia semuanya (berada) di antara dua jari dari jari-jari Ar Rahman (Allah Ta’ala), seperti hati yang satu, yang Dia akan memalingkan (membolak-balikkan) hati tersebut sesuai dengan kehendak-Nya” , kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  membaca doa: اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ “Allahumma mushorrifal quluub shorrif quluubana ‘ala tho’atik.”  [Ya Allah yang memalingkan (membolak-balikkan) hati manusia, palingkanlah hati kami di atas ketaatan kepada-Mu] Juga dalam doa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam ...

Menjaga Lisan (Hifdzul Lisan)

Gambar
Menjaga Lisan (Hifdzul Lisan) Sesungguhnya lisan itu bisa menjadi sumber hikmah, akan tetapi bisa juga menjadi sumber petaka bagi pemiliknya dan bagi orang lain, berapa banyak orang yang berubah menjadi lebih baik dikarenakan tutur kata seseorang yang mengandung hikmah dan taushiah, akan tetapi tidak jarang pula terjadinya perselisihan dan pertengkaran gara-gara perkataan lisan yang tidak terpelihara. Oleh karenanya menjaga dan memelihara lisan merupakan sebuah keharusan bagi umat Islam, sehingga setiap kata yang terlontar dari lisannya selalu membawa hikmah dan faidah, ketika lisan itu tidak dikendalikan, maka sangat besar kemungkinan untuk terjadinya fitnah, oleh karenanya Allah SWT berfirman dalam surat al-Israa` ayat 53 yang isinya menyuruh kita untuk senantiasa menggunakan lisan untuk mengatakan yang paling baik. وَقُل لِّعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنزَغُ بَيْنَهُمْ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلإِنسَانِ عَدُوًّا مُّبِينًا. Dan kataka...

Tafsir Al Baqarah Ayat 283-286

Gambar
Tafsir Al Baqarah Ayat 283-286 Ayat 283: Menerangkan tentang hukum-hukum persaksian dan gadai وَإِنْ كُنْتُمْ عَلَى سَفَرٍ وَلَمْ تَجِدُوا كَاتِبًا فَرِهَانٌ مَقْبُوضَةٌ فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُمْ بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِي اؤْتُمِنَ أَمَانَتَهُ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَلا تَكْتُمُوا الشَّهَادَةَ وَمَنْ يَكْتُمْهَا فَإِنَّهُ آثِمٌ قَلْبُهُ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ (٢٨٣ Terjemah Surat Al Baqarah Ayat 283 283. Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu'amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak mendapatkan seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan yang dipegang[1] (oleh yang berpiutang)[2]. Tetapi, jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain[3], maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya[4]. Dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan kesaksian[5], karena barang siapa menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Maha mengetahu...

12 Fakta Tentang Ka'bah yang jarang Diketahui

Gambar
1. Mekah adalah kawasan yg mempunyai gravitasi sangat stabil 2. Karena tekanan gravitasinya sangat tinggi, disitulah berpusatnya suara - suara yg tidak dapat di dengar oleh telinga 3. Tekanan gravitasi yg tinggi memberikan kesan langsung kepada sistem imun tubuh untuk bertindak sebagai pertahanan dari segala macam penyakit 4. Doa akan terkabul karena situlah tempat gema atau ruang dan masa serentak 5. Apa yg diniatkan di hati adalah gema yg tidak dapat didengar tetapi dapat dirasakan frekuensinya. Pengaruh elektron menyebabkan kekuatan dalam kembali tinggi atau penuh semangat untuk melakukan ibadah, tidak ada sifat putus asa, dan ingin terus hidup untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. 6. Teknologi satelit & gelombang radio pun tidak dapat menangkap apa yg ada di dalam ka'bah. Frekuensi radio bahkan tidak mungkin mendengar apa - apa yg ada didalam ka'bah karena tekanan gravitasinya yg tinggi. 7. Tempat yg paling tinggi tekanan gravita...

Mengenal Jiwa ( Nafs )

Gambar
Di dalam kitab Mizan al-Hikmah diriwayatkan sebuah hadits bahwa seseorang bernama Majasyi’ datang kepada Rasulullah saww dan bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana jalan menuju pengenalan kepada Allah (al-Haq)?” Rasul saww menjawab, “Pengenalan diri (nafs)” Orang itu bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, bagaimana cara menyesuaikan diri dengan Allah?” Rasulullah saww menjawab, “Menyelisihi ego (nafs)” Orang itu bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, bagaimana jalan menuju keridhaan Allah?” Jawab Nabi, “Membenci ego (nafs)” Dia bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, bagaimana cara untuk sampai kepada Allah?” Jawab Nabi, “Hijrah dari ego (nafs)”. Orang itu masih bertanya lagi, “Wahai Rasulullah bagaimana jalan untuk taat kepada Allah” Jawab Nabi, “Menentang ego (nafs)”. Orang itu bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, bagaimana cara berdzikir kepada Allah?”, Jawab Nabi, “Melupakan ego (nafs)” Dia terus bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, bagaimana cara mendekat kepada Allah?” Jawa...

Cara mencintai Allah SWT dan Rosulullah SAW

Gambar
Cinta adalah sebuah anugerah yang Allah SWT berikan pada setiap hati makhluknya. Sebagai manusia yang memiliki akal, kita harus bisa menempatkan cinta itu pada Allah SWT dan manusia yang tepat, manusia yang dapat membimbing kita meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat, yaitu Rasulullah SAW. Lalu bagaimanakah cara kita agar dapat mencintai Rasulullah SAW sepenuh hati? Berikut adalah cara mencintai beliau sesuai syari’at Islam serta mencontoh para salaf ash-sholih: Tauhidkan (Esa-kan) Allah . Rasulullah SAW diutus Allah SWT untuk menyeru kita kembali meyakini bahwa Allah adalah satu dan melarang kita mendekati syirik. Dengan tauhid yang kuat dalam dada kita, insya Allah kita akan mudah mendekatkan pada ajaran beliau. Ikuti ajaran Rasulullah SAW dan menjauhi larangannya . Manusia akan selalu taat kepada orang yang dicintainya. Begitu juga orang yang mencintai Rasulullah SAW yang mulia, ia akan selalu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti jejak beliau, bersegera mewujudk...