Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Efek Spiritualitas untuk Penyembuhan

Gambar
Spiritualitas hendaknya tidak hanya dihubungkan dengan aspek keimanan manusia kepada Sang Pencipta saja. Spiritualitas juga sebenarnya merupakan aspek penting dari kesehatan karena memberi kontribusi sebagai obat dan  penyembuh dari segala macam penyakit. "Spiritualitas telah menjadi bagian terpenting dari kesehatan. Bahkan spritualitas juga memiliki daya penyembuh yang sangat kuat," kata Dr. Taufiq Pasiak, Kepala Devisi Neurosains/ Neuroanatomi Departemen Anatomi-Histologi, Fakultas Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dalam seminar Healthy Brain for Healthy Life, di MRCCC Siloam Semanggi, Sabtu, (14/1/2012), di Jakarta. Menurut Taufiq, praktik-praktik spiritual terbukti dapat mengubah dan membentuk struktur otak manusia, di samping juga efeknya terhadap penyembuhan. Bahkan pengetahuan tentang spiritualitas kini sudah menjadi perhatian serius sejumlah dokter ahli jiwa. Sebuah karya ilmiah dari para ahli kedokteran jiwa menegaskan bahwa spiritualitas dapa...

Pengertian Takhalli, Tahalli, dan Tajalli

Gambar
Manusia dilengkapi oleh Allah dua hal pokok, yaitu jasmani dan rohani. Dua hal ini memiliki keperluan masing-masing. Jasmani membutuhkan makan, minum, pelampiasan syahwat, keindahan, pakaian, perhiasan-perhiasan dan kemasyhuran. Rohani, pada sisi lain, membutuhkan kedamaian, ketenteraman, kasih-sayang dan cinta. Para sufi menegaskan bahwa hakekat sesungguhnya manusia adalah rohaninya. Ia adalah muara segala kebajikan. Kebahagiaan badani sangat tergantung pada kebahagiaan rohani. Sedang, kebahagiaan rohani tidak terikat pada wujud luar jasmani manusia. Sebagai inti hidup, rohani harus ditempatkan pada posisi yang lebih tinggi. Semakin tinggi rohani diletakkan, kedudukan manusia akan semakin agung. Jika rohani berada pada tempat rendah, hina pulalah hidup manusia. Fitrah rohani adalah kemuliaan, jasmani pada kerendahan. Badan yang tidak memiliki rohani tinggi, akan selalu menuntut pemenuhan kebutuhan-kebutuhan rendah hewani. Rohani hendaknya dibebaskan dari ikatan keinginan hewani,...

Pengertian,Makna,dan Proses tentang Spiritualitas

Gambar
Jika kita berbicara mengenai spiritualitas, seolah-olah kita dibawa ke tempat yang jauh di luar diri kita. Suatu tempat yang sulit untuk dijangkau. Suatu proses pencapaian yang sulit dibayangkan dan karenanya menjadi kelihatan tidak mungkin. Apakah memang benar demikian? Marilah kita urai sedikit demi sedikit tentang apa sebenarnya "Spiritualitas" itu. MAKNA SPIRITUALITAS Segala puji Bagi Allah, Maharaja Yang Bijak, Yang Maha Pemurah lagi Pemulia, Sang Pemulia Yang Mulia, Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Bijaksana. Dia-lah yang menciptakan Manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya; membentangkan langit dan bumi dengan kekuatan kuadrat-Nya; mengatur segala urusan dengan hikmah-Nya; dan tidak ada Ia ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada–Nya. Salawat dan salam semoga melimpah ruah kepada penghulu segala Rasul Allah beserta seluruh keluarganya yang baik lagi suci. Semoga Allah SWT menyelamatkan dan memuliakan mereka hingga hari Pembalasan.       ...

Keutamaan BerMajelis Dzikir

Gambar
 بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِي Majelis Dzikir. Dari segi etimologis perkataan “Majelis Dzikir” berasal dari bahasa Arab, yang terdiri atas dua kata, yaitu majelisdan Dzikir. Majelis artinya tempat duduk, tempat sidang, dewan sedangkan Dzikir artinya mengingat Allah di antaranya dengan menyebut dan memuji nama Allah. Secara istilah, Majelis Dzikir mempunyai beberapa definisi sebagaimana diuraikan oleh beberapa ulama; sebagai berikut: Abu Hazzan ‘Atha’: “Yaitu majelis tentang halal dan haram. Majelis yang mengajari bagaimana kamu shalat, puasa, menikah, talak, dan bagaimana kamu berjual-beli.” (Al Hilyah 3/313). Sa’id bin Jubair mengatakan: “Semua yang melakukan ketaatan kepada Allah karena Allah, maka dia adalah orang yang berdzikir kepada Allah.”(Al Adzkar 7). Syaikh Al Imam Abu ‘Amr Ibnu Shalah pernah ditanya ukuran seseorang dikatakan sebagai orang yang banyak berdzikir kepada Allah?” Beliau mengatakan: “Yaitu orang yang tekun melakukan dzikir...