Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

HAKIKAT SHOLAT

Gambar
HAKIKAT SHOLAT أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله Berdiri menyaksikan diri sendiri, kita bersaksi dengan diri kita sendiri, bahwa tiada yang nyata pada diri kita hanya diri bathin (Allah) dan diri zahir  kita (Muhammad) adalah yang membawa dan menanggung rahasia AllahSWT. Hal ini terkandung dalam surat Al-Fatehah yaitu : Alhamdu (Alif, Lam, Ha, Mim, Dal) Kalimat alhamdu ini diterima ketika rasulullah isra’ dan mi’raj dan mengambil pengertian akan hakekat manusia pertama yang diciptakan  Allah SWT. Yaitu : Adam AS. Tatkala Roh (diri bathin) Adam AS. Sampai ketahap dada, Adam AS pun bersin dan berkata alhamdulillah artinya :  segala puji bagi Allah   Apa yang di puji  adalah : Zat          (Allah)   Sifat       (Muhammad)  Asma’    (Adam)  Af’al      (Manusia) Jadi sembahyang itu bukan sekali-kali berarti : Menyembah, ta...

PERBEDAAN PENDAPAT MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL

Gambar
Perbedaan Pendapat tentang Mengucapkan Selamat Natal Diantara tema yang mengandung perdebatan setiap tahunnya adalah ucapan selamat Hari Natal. Para ulama kontemporer berbeda pendapat didalam penentuan hukum fiqihnya antara yang mendukung ucapan selamat dengan yang menentangnya. Kedua kelompok ini bersandar kepada sejumlah dalil. Meskipun pengucapan selamat hari natal ini sebagiannya masuk didalam wilayah aqidah namun ia memiliki hukum fiqih yang bersandar kepada pemahaman yang mendalam, penelaahan yang rinci terhadap berbagai nash-nash syar’i. Ada dua pendapat didalam permasalahan ini : 1.  Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim dan para pengikutnya seperti Syeikh Ibn Baaz, Syeikh Ibnu Utsaimin—semoga Allah merahmati mereka—serta yang lainnya seperti Syeikh Ibrahim bin Muhammad al Huqoil berpendapat bahwa mengucapkan selamat Hari Natal hukumnya adalah haram karena perayaan ini adalah bagian dari syiar-syiar agama mereka. Allah tidak meredhoi adanya kekufuran terhadap hamba-hamba...